"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software

Syair Ramadhan versi dua

"Update blog" ilmu_air kembali di muka,
Tautan huruf elektrikpun mengudara,
Bersama sedikit sentuhan jiwa,
Hanya sejumput bait sederhana,
Bukan puisi punjangga ternama,
Dinamakan "syair Ramadhan versi dua"
Menyambung kata "syair Ramadhan perdana"

"Syair Ramadhan" versi dua:

Kala 30 hari itu datang bersama cerahnya
Tersenyum seluruh muslim sepenuh jiwa
Penuh syukur bersua Ramadhan di tahun berbeda
Tuk jalani ibadah dengan ikhlas pada Rabbnya
suasana 30 hari puasapun terhampar mempesona

Lantunan indah terdengar menggema
Bibir-bibirpun basah oleh kata sempurna
Bukan oleh bahasa yang tiada bermakna
Namun oleh dzikir memuji nama Sang Maha
Serta ayat-ayat suci yang diturunkanNya

Pemandangan yang tampak di muka
Pun sungguh menentramkan jiwa bak "merdeka"
Tiada sembarang aurat fisik terbuka
Lenggokkan tak indahpun hilang seketika
Semua mencoba tuk hargai ibadah nan mulia

Bulan Ramadhan memang membawa pesona
Seluruh muslim berusaha meraih ridho-Nya
Perbaiki ibadah dan akhlak tuk raih mulia
Sisihkan sebagian harta tuk berbagi sesama
"Belajar" bersyukur hargai hidup sebagai Karunia

Indahnya Ramadhan memang membuat hati berbunga
Bersua Ramadhan di tahun depanpun diharap semua
"Bulan penuh rahmat dan ampunan" itupun dinanti setia
Muslim di seluruh dunia kan selalu merindunya
Selayaknya harapan seluruh hamba mendapat cintaNya"

Hanya sekian "syair ramadhan versi dua",
Di blog ilmu_air terhantar tuk blogger semua,
Silahkan bro dan sist share "inspirasi positif"nya,
Dan jika ada kata dalam syair yang kurang disuka,
Maaf, karena saya memang bukan seorang pujangga,
Jua saya bukan seorang bangsawan kata,
Hanya blogger newbie yang tiada sempurna.

kemerdekaan dan puasa Ramadhan

Sebenernya postingan blog ilmu_air kali ini terinspirasi dari peringatan Special Day "Kemerdekaan Republik Indonesia ke 66", tanggal 17 Agustus 2011 hari ini, yang berada di "special month bagi seluruh muslim" (bulan puasa Ramadhan), yaitu 17 Ramadhan 1432H. Yupss seperti judulnya, kali ini saya akan menulis tentang kemerdekaan dan puasa Ramadhan. Semoga mengalir juga "inspirasi hidup positif" ya, amin.

Kemerdekaan dan puasa Ramadhan tentu bisa saling berkaitan. Kalau dijaman penjajahan dahulu, para pahlawan berjuang melawan penjajah demi memperoleh kemerdekaan RI. Sementara dijaman modern kini, tentu banyak hal juga yang masih harus diperjuangkan, termasuk oleh manusia sebagai hamba Allah SWT (umat muslim) di bulan puasa Ramadhan Kareem (Bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan) ini. Ya, di saat puasa, hamba Allah SWT juga menjadi seorang pejuang, yang harus memerdekakan diri dari semua keburukkan yang akan mengurangi bahkan menghilangkan nilai ibadah puasa dihadapan Rabbnya (Allah SWT).

Ya, seluruh muslim memang harus memperjuangkan hak-haknya dalam meraih kemerdekaan saat puasa Ramadhan (sebenarnya hal ini tidak hanya dikhususkan saat berpuasa saja, pada tiap detik waktu-pun seharusnya diperjuangkan). Hak-hak tersebut salah satunya adalah hak dalam memimpin hati dan fikirannya agar tetap lurus berada dijalanNya. Dalam hal ini setiap muslim harus berjuang agar merdeka dari di rebutnya hak hati dan fikirannya oleh setan (agar hati dan fikiran itu terbebas dari penjajahan setan) sehingga dalam perbuatan manusiapun terbebas dari hal yang disukai setan (dibenci Allah SWT).

Pejajahan setan dalam diri manusia itu bentuknya seperti menumbuhkan nafsu negatif, kecintaan pada dunia berlebihan sehingga membuat manusia lupa dengan Allah SWT dan hari akhirat, pikiran negatif termasuk di dalamnya "prasangka buruk (suuzon)" baik terhadap manusia maupun pada Allah SWT, segala bentuk "penyakit hati" (contohnya: iri, dengki, riya dll), kufur nikmat (tidak bersyukur akan nikmat dan karuniaNya), dan lain sebagainya.

Di bulan Ramadhan ini, di saat seluruh muslim berpuasa dan mengharapkan Ridho Allah SWT, perjuangan manusia dalam meraih kemerdekaan (kebebasan) dari semua penjajahan hal buruk tadi tentu lebih maksimal. Lebih maksimal karena di saat puasa, seluruh muslim memang berniat tuk mendekatkan diri padaNya, dengan memperbanyak mengingatNya, memperbaiki kualitas ibadah dan akhlaknya, dan menjauhkan dari semua hal buruk tadi, sehingga manusia mendapatkan kemerdekaan di bulan Ramadhan, dan tetap bertahan kemerdekaan tersebut di 11 bulan lainnya.

Semoga seluruh manusia yang menjalankan ibadah puasa di "Bulan penuh afwah" ini, diberikan kesanggupan oleh Allah SWT berupa kekuatan Iman dan taqwa kepadaNya, sehingga dapat memperoleh kemerdekaan diri dari penjajahan setan baik di bulan Ramadhan ini dan juga di bulan-bulan lainnya (setiap detik waktu selama manusia masih hidup di dunia), amin.

Bagaimana menurutmu tentang update-an blog ilmu_air tentang kemerdekaan dan ramadhan ini? share pendapat, saran, ilmu, inspirasi air-mu ya di blog ilmu_air..

Ramadhan Kareem

Di postingan kali ini blog ilmu_air sebenernya cuma ingin post sebuah gambar yang bermakna salam "Ramadan Kareem (Ramadhan Karim)" untuk semua muslim di seluruh dunia:

Baru sekarang niy bisa terucap Salam Ramadan Kareem (Ramadhan Karim) dari blog "ilmu_air (ilmu inspirasi air)". Emmm sudah sekitar 2 mingguan ternyata update blog ilmu_air terlupa. Sebenarnya bukan lupa siyh, tapi memang karena sedikit kesibukkan di bulan nan penuh afwah Ramadhan ini membuat waktu saya sedikit sempit tuk "menulis" postingan di blog ini.

Padahal beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadan ilmu_air sudah meberbitkan "Syair Ramadhan perdana" ("Syair Ramadhan Perdana"), yang tadinya akan di sambung pada bulan Ramadan, tapi waktu dan inspirasi tuk menulis syair-nya-lah yang ga ada ^_^. Oiya, postingan berjudul "update page rank kehidupan" juga lum kesampaian (padahal itu merupakan sebuah hutang menulis saya yang terinspirasi dari postingan "update google page rank ilmu_air"). Nanti deh insyaallah klu ada waktu saya tulis (wiipss tapi ga ada juga kali ya, yang menanti-nanti update-an blog ilmu_air ~_~ ).

Akhir kata saya hanya ingin berucap kembali: Salam Ramadan Kareem ("Ramadhan Karim")

Translate