"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software

Roda Hidup

Hati ... bersabarlah jika semuanya sedang terasa sulit, bersyukurlah ketika kesenangan rasanya tumpah.

Karena semua hanya sementara... Roda hidup akan selalu berputar, takkan pernah sempurna setiap keadaan berlaku pada setiap diri. Akan selalu ada dua warna kontras yang bergantian datang dan pergi di dalam hidup, seperti suka dan duka, mudah dan sulit, cerah dan gelap, tawa dan air mata. Semuanya telah terukur dengan jelas terbaik dari Allah, tepat takkan melebihi batas kemampuan setiap hamba.


Setiap luka akan sembuh, setiap air mata akan terganti dengan senyum, setiap masalah ada solusinya , dibalik setiap kesulitan pun ada kemudahan ... Jika kamu percaya pada-Nya

 Jadilah seorang mukmin yang baik, mengagumkan di mata-Nya.



Allah menghantarkan setiap keadaan takkan melebihi batas kemampuan bukan? Dia percaya kita mampu melewati setiap keadaan dengan baik, bersabar ketika sulit dan bersyukur dalam kesenangan.

Belajar terus dan perbaiki diri lagi ... Semoga Allah mampukan aamiin.

Dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

 عجبًا لأمرِ المؤمنِ . إن أمرَه كلَّه خيرٌ . وليس ذاك لأحدٍ إلا للمؤمنِ . إن أصابته سراءُ شكرَ . فكان خيرًا له . وإن أصابته ضراءُ صبر . فكان خيرًا له .

“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

Ada sedikit tulisan saya tentang Roda Hidup, berjudul Teruslah Melangkah Dan Tersenyum di buku Self Talk (sebuh buku antologi karya teman-teman penulis).


My Goals, Kamu Dimana? part 4

    Melanjutkan cerbung saya berjudul My Goals, Kamu Dimana?, sahabat bisa membaca tulisan sebelumnya di "My Goals, Kamu Dimana? part 1", "My Goals, Kamu Dimana? part 2" dan "My Goals, Kamu Dimana? part 3". Semoga menginspirasi dan selamat membaca.

    Sepanjang sisa perjalanan siang itu pikiran ini pun menerawang, sedikit terpikirkan juga ucapan sang ibu calon prospek yang gagal ku closingkan. Walau akhirnya kata-katanya itu hanya mengambang, tersudutkan oleh banyak alasan di dalam pikiranku sendiri. Berbagai kata “tapi” menumpuk di kepala, hingga nasehat sang ibu itu pun tertolak, karena aku masih yakin bahwa apa yang kutawarkan ini merupakan kebutuhan bagi banyak orang. Ya bagaimana tidak, kepala ini masih dipenuhi dengan ragam informasi yang baru saja ku pelajari selama 5 bulan terakhir ini, tentang dunia investasi dan asuransi.

    Kejadian di commuter line siang itu pun akhirnya hanya kuanggap sebagai ujian, sesuatu yang harus ku cari solusinya, bagaimana agar aku bisa menghadapi calon prospek yang memiliki pemikiran yang sama dengan Sang Ibu tadi di kemudian hari.



    Mbak Tifani yang ku ceritakan lewat pesan singkat pun langsung menanggapi,
[Nay bagus itu, kalau kamu punya masalah, itu artinya kamu udah berusaha Nay. Semangat ya Nay! Jangan menyerah hadapin prospek yang seperti itu! Kalau kasus kaya gitu Mbak nggak paham Nay … coba kamu ikut training di pusat aja ya Nay, nanti Mbak cariin jadwal training untuk produk syariah kita ya, terus kamu tanyain deh nanti ke trainernya, ok Nay. Semangat terus, sukses Nay!]

    Semangatku pun kembali tumbuh setelah membaca pesan dari Mbak Tifani, hingga tak sabar rasanya ku nanti training produk syariah yang Mbak Tifani maksudkan.

    Ah iya, Mbak Tifani dan aku memang berbeda keyakinan, jadi pertanyaan seputar prospek dan produk yang berkaitan dengan agama takkan bisa kutanyakan padanya.
****

Keesokkan harinya …

    Ada sederet daftar yang telah ku tulis dari semalam, daftar rencana untuk mencari prospek hari ini. Pagi ini cuaca cukup cerah, tapi rasa tak percaya diri muncul disaat diri ini akan pergi keluar rumah.
“Hufft … ada beberapa wajah baru lagi yang akan ku jumpai hari ini, tak boleh gugup aku nanti. Semua data tentang produk juga harus sudah bisa ku ingat dengan baik, ” ucapku pada diri sendiri.

    Sesaat rasa malas pun datang menghampiri, menyergap tubuh ini, hingga akhirnya aku memilih untuk berangkat di siang hari.

    Kupacu motor di jalanan siang itu, berkelilling mengikuti jalur yang telah terpikirkan untuk jadi tujuan mencari prospek. Satu, dua dan tiga toko pun akhirnya ku datangi, tapi yang kudapat adalah penolakkan. Ah semangat mencari prospek di hari itu pun lambat laun semakin menurun.

    Hingga gerimis pun datang saat diri ini tiba di sebuah rumah, rumah seseorang yang sebelumnya pernah aku datangi.

    “Assalamu’alaikum …” sapaku, setelah memarkiran motor lalu mengetuk pintu.
    
    “Wa’alaikumsalam … Eh Mbak Nay, silahkan masuk Mbak,” jawab seorang Bapak setelah membuka pintu rumahnya.
    
    “Ah gimana kabanya Pak? Sehat semua kan ya Bapak sekeluarga?” tanyaku.
 
   “Alhamdulillah baik Mbak … Gimana - gimana ada yang bisa saya bantu? Hehe … ya mungkin aja Mbak Nay punya informasi pelanggan gitu untuk saya. Eh atau Mbak Nay mau jelaskan produk baru ya kali ini?“ jawab Sang Bapak.

    Mendapat sapaan hangat itu membuat hati terasa tenang, seperti angin sejuk yang mampu menghapus semua ketidaknyamanan, setelah beberapa kali tadi ku hadapi wajah penolakkan.

    Bapak Ardian Sudistira, beliau adalah seorang Bapak muda yang baru kukenal selama dua bulan terakhir ini. Jika ku hitung, ini adalah kali ke tiga aku berkunjung ke rumahnya. Sambutannya terhadapku tak pernah berubah dari sejak pertama aku bertamu, selalu saja ramah.

    “Kondisi keuangan saya rasanya belum mampu untuk rutin membayar preminya Mbak Nay, apalagi yang saya mau tiga anak saya juga bisa dimasukkan Mbak, tapi biayanya pasti besar itu ya Mbak Nay?” katanya ketika obrolan kami sudah masuk pada inti kedatanganku.

    “Ah Bapak mau saya buatkan ilustrasinya dulu Pak? Saya bisa hitungkan berapa biayanya untuk semua keluarga Bapak,” aku pun lalu mengeluarkan pulpen dan buku, siap untuk mencatat beberapa data yang diperlukan.

    “Eh nanti aja dulu Mbak, belum terpikir dalam waktu dekat saya buka polisnya. Nanti kasihan Mbak Nay, pasti itu perlu di print kan ya? Berlembar-lembar juga kertasnya, nantilah kalau sudah pasti saya akan minta Mbak untuk buatkan, tenang saja Mbak, saya sudah simpan nomor Mbak Nay, dan ini kartu nama Mbak Nay juga ada di dompet saya,” ucapan Pak Ardian itu membuatku sedikit lemas. Ya … hari ini Sang Bapak pemilik usaha jual beli mobil kredit ini belum juga bisa aku closingkan.

    “Semangat ya Mbak, sudah bagus itu pantang menyerahnya. Saya udah berapa kali ya Mbak  Nay tawarkan membuka polis? Hehe … yah tapi gimana Mbak kondisinya belum memungkinkan,” sambungnya lagi.

    Lalu telinga ini pun lagi-lagi jadi pendengar tumpahnya sedikit cerita, karena Bapak Ardian akhirnya bertutur tentang kondisi bisnisnya yang saat ini sedang jatuh.

    “Ah … kalau saya ingat beberapa bulan lalu, lebih berat dari sekarang Mbak. Yang saya ingat saat bisnis saya jatuh itu cuma satu, dosa saya, terutama sama Ibu. Pasti Mbak Nay juga pernah dengar kan ya, masalah yang datang dalam hidup itu terjadi pasti karena kesalahan kita sendiri, bukan hanya kesalahan pada keadaan yang kita hadapin saat itu aja, tapi bisa juga karena tumpukkan dosa di masa lalu. Yah kaya kita lagi di sentil aja sama Allah, supaya inget lagi untuk segera berbenah diri,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

    “Saya datangi ibu, lalu minta maaf sama beliau dan minta didoakan supaya bisa lancar semua urusan Mbak. Ya … ibadah dan sedekah juga pastinya nggak lupa dibenahi, cari ridho Allah,” sambungnya.

    “Tok … tok … tok … “ hati ini sepertinya sedang diketuk lagi, dengan nasehat yang datangnya dari sebuah pertemuan.

Bersambung

Update Blog dan Blogwalking

    Postingan lanjutan dari cerbung "Goals"nya saya pending dulu, karena kali ini saya ingin menulis seputar blog dulu ya, yaitu tentang "update blog dan blogwalking". Humm... semoga tulisan ini bermanfaat, memberikan inspirasi dan yang baca pun suka ya aamiin. Mari menulis dan selamat membaca sahabat semua...

Update Blog
    Blog ilmair ini udah cukup lama tak terurus, walau tiap tahunnya tetap di update masa berlaku custom domain-nya. Iya sayang sebenernya, tahun 2016 lalu blog ini saya daftarkan ke registrar menjadi (dot)com, tapi kemudian jadi kurang keurus. Tiap tahun mau kembangin ini blog, selalu aja moodnya tak pernah bikin saya gercep, ditambah lagi sayanya sedikit sibuk juga di dunia nyata. 

    Stop blogging? Ah tidak! Ilmair ini blog kesayangan saya banget, sudah jadi tempat nulis bertahun-tahun (dari 2008), dari beberapa blog yang saya punya, si ilmair ini yang paling saya sayang, karena saya punya segudang cerita di sini. Diantarannya ilmair ini sudah bantu self healing saya, plus bikin saya belajar banyak tentang dunia web dan "menghasilkan uang dari internet", walau nggak seberapa dan belum juga jadi blogger sukses saya nih, hihi. Ah google adsense saya yang dulu di suspend, pernah daftar lagi dan ditolak, ah perlu berbenah dulu nih kayanya.

    Dan sekarang, dunia blogging sudah berkembang pesat ya, saya ketinggalan banget! Sudah berhamburan para blogger keren ya di dunia maya ini. Hummm... waktunya saya juga update blog dan bergegas menyusul blogger lainnya, semoga ada kesempatan buat ngikutin jejak-jejak para blogger keren itu ya, bismillah. 




Blogwalking
    Kegiatan  mengunjung blog milik teman blogger lainnya lalu meninggalkan jejak di kolom komentarnya ini sudah jarang saya lakukan. Humm... terakhir tahun berapa ya saya rajin blogwalking? Ah sudah tak ingat juga rasanya. Kalau jaman awal saya ngeblog sih super rajin saya blogwalking, saling sapa dengan blogger lainnya, saling kasih tag persahabatan dan PR (seperti tugas yang harus dikerjakan - yang asik-asik aja biasanya, seperti pertanyaan seputar diri atau sharing tulisan untuk sebuah tema, dan nantinya kaya berantai gitu , jadi saling silaturahmi pokonya sesama blogger - Humm... jadi rindu ngeblog jaman dulu saya). Kalau jaman sekarang dari sejak beberapa tahun lalu katanya ada grup list blogwalking gitu ya (hummm... kalau yang ini saya ketinggalan juga kayanya).

    Ah iya padahal blogwalking itu termasuk suatu hal yang bagus juga ya untuk dilakukan, selain untuk silaturahmi, blogwalking bisa membuat seorang blogger jadi up to date dengan perkembangan dunia blogging, alias nggak ketinggalan berita. Oiya dengan blogwalking juga kita bisa mendapatkan inspirasi dan ilmu-ilmu baru ya dari membaca tulisan para blogger lainnya, bisa jadi bahan buat bikin tulisan kita juga nantinya, tentu dengan gaya bahasa kita sendiri.

    Ets...  tapi harus blogwalking sehat ya yang dilakukan, jangan pilih yang nggak sehat (hihi kaya makanan aja ya ada dua pilihan). Ah iya, katanya blogwalking itu punya dua sisi selayaknya koin ya, ada yang bermanfaat dan merugikan. Dan kaca mata utamanya tentu saja SEO yang terlahir dari niat, "hayooo niat blogwalking-mu apa?"

    Jangan sampai blogwalking yang kita lakukan itu merugikan blog yang kita kunjungi loh ya, walau otomatis saat itu kita juga merugikan diri sendiri. Hummm... iya jangan sampai kita jadi tukang nyepam ya, datang mengunjungi blog orang dengan cepat, baca artikelnya buru-buru bahkan nggak baca sama sekali, lalu asal komen plus nempelin link hidup di kolom komentarnya, hanya demi backlink? Aduuuh jangan deh berbuat begitu, itu nggak sehat, kalau begitu nanti kitanya dianggap spam dan reputasi blog yang kita kunjungi dengan cepat serta di  tempeli banyak link hidup itupun jadi buruk di mata google.

    Tukar klik iklan? Hummm... jangan pernah juga punya niat begini ya kalau mau blogwalking, takkan berkah pastinya ya, biarkan advertiser dan customernya bertemu dengan alami ya, blogger yang jadi publisher-nya hanya dititipkan iklan yang boleh diklik sama orang yang bener-bener tertarik untuk ngeklik.

    Blogwalking sehat? Ya ... untuk silaturahmi plus keperluan backlink tak apa-apa asal bukan nyepam, baca dengan baik artikel yang ada dan berkomentar juga dengan bijak, walau baiknya dengan tulus ya kita datang berkunjung. Lebih bagus lagi kalau jadi visitor organik yang datang dari pencarian google karena mencari artikel yang dibutuhkan. Ah saya mau banget dapat visitor organik, harus update blog terus nih! Update SEO nya juga.

Yuk Ah semangat ngeblog!!


Translate