"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software

6 Amalan Di Bulan Dzuhijjah - Meraih Cinta Allah

    Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan (istimewa) dalam islam ya sahabat, karena termasuk diantara 4 bulan haram, seperti yang disebutkan dalam Al Quran

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menzhalimi dirimu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kalian semuanya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.” (QS. At Taubah ayat 36).


    Banyak dalil juga yang mengatakan bahwa melakukan amalan sholeh di Bulan Dzulhiljjah itu akan dilipatgandakan nilai di mata-Nya (pahalanya).

    Keistimewaan Bulan Dzulhijjah itu utamanya di 10 hari pertama ya sahabat, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Imam at Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ ».

Artinya: "Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai Allah SWT melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah)." Para sahabat bertanya: "Tidak pula jihad di jalan Allah SWT?" Rasulullah SAW menjawab, "Tidak pula jihad di jalan Allah SWT, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun."

    Seperti yang ilmair pernah share sebelumnya di postingan "Keutamaan Bulan Dzulhijjah", bulan ini adalah saat yang tepat untuk kita meraih Cinta Allah, tentu saja dengan melakukan amalan-amalan yang disyariatkan dan dicintai oleh Allah.

    Lalu apa saja Amalan yang disyariatkan di bulan ini? Berikut ilmair sharing ya

6 Amalan Di Bulan Dzulhijjah dalam Meraih Cinta Allah

1. Ibadah Haji dan Umroh

    Amalan ini merupakan yang utama di bilan ini. Haji merupakan ibadah wajib bagi umat islam yang mampu melaksanakannya, umroh merupakan ibadah yang mengikuti ibadah haji sebagai penghapus (tebusan) dosa.

    Sesuai sabda sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

Artinya: "Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga.“ [HR. Bukhori dan Muslim]


2. Puasa

    Berpuasa merupakan amalan yang dicintai oleh Allah, termasuk pada awal bulan Dzulhijjah, utamanya Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, dan dianjurkan juga berpuasa pada hari-hari sebelumnya (1-8 Dzulhijjah).

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده . 

Artinya: "Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya."

    Dalam kitab Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab Imam An-Nawawi juga memberikan dalil shahih mengenai syariat puasa, yaitu hadits yang diriwayatkan Imam Abu Daud dari Hunaidah ibn Khalid dan istri-istri Nabi SAW berikut:

تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ

Artinya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari Asyura (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, awal bulan di hari Senin dan Kamis." [HR Abu Daud].


3. Kurban di Hari Raya Idul Adha

    Kurban merupakan ibadah yang disyariatkan kepada setiap muslim (yang mampu melaksanakannya), yaitu menyembelih hewan ternak  dengan niat mendekatkan diri kepada Allah pada hari Idul Adha dan hari-hari tasyriq.

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 34 yang berbunyi,

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الأنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

Artinya: "Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (qurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya, dan berilah kabar gembira pada orang-orang yang tunduk (patuh) pada Allah."


4. Takbir dan Dzikir

    Amalan yang diajurkan dilakukan di Bulan Dzulhijjah selanjutnya adalah memperbanyak takbir dan dzikir, utamanya di 10 hari pertama dan di hari-hari tasyrik. Sesuai hadist:

وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِى أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ أَيَّامُ الْعَشْرِ ، وَالأَيَّامُ الْمَعْدُودَاتُ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ . وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ وَأَبُو هُرَيْرَةَ يَخْرُجَانِ إِلَى السُّوقِ فِى أَيَّامِ الْعَشْرِ يُكَبِّرَانِ ، وَيُكَبِّرُ النَّاسُ بِتَكْبِيرِهِمَا . وَكَبَّرَ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِىٍّ خَلْفَ النَّافِلَةِ .

Artinya: Ibnu Abbas berkata, "Berdzikirlah kalian pada Allah di hari-hari yang ditentukan yaitu 10 hari pertama Dzulhijah dan juga pada hari-hari tasyriq." Ibnu 'Umar dan Abu Hurairah pernah keluar ke pasar pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, lalu mereka bertakbir, lantas manusia pun ikut bertakbir. Muhammad bin 'Ali pun bertakbir setelah shalat sunnah. [HR Bukhari].


5. Taubat dan Meninggalkan Segala Maksiat serta Dosa

    Di Bulan Dzulhijjah cinta Allah bisa diraih juga dengan cara bertaubat dan meninggalkan segala maksiat serta dosa. 

    Salah satu efek dosa yang ditakuti adalah menyebabkan hati menjadi keras dan tertutup oleh noda hitam, sehingga mana yang benar dan buruk serta mana yang baik dan jelek akan sulit dibedakan.

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ كَانَتْ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فِي قَلْبِهِ، فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ، صُقِلَ قَلْبُهُ، فَإِنْ زَادَ، زَادَتْ، فَذَلِكَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَهُ اللَّهُ فِي كِتَابِهِ { كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ 

"Sesungguhnya seorang hamba jika berbuat dosa maka akan dibubuhkan satu titik hitam di (permukaan) hatinya. Kalau dia (segera) bertaubat, meninggalkan (dosa tersebut) dan memohon ampun (kepada Allâh Azza wa Jalla), maka hatinya akan bening (kembali), (tetapi) jika dosanya bertambah maka akan bertambah pula titik hitam tersebut. Itulah (makna) ar-rân (penutup hati) yang Allâh sebutkan dalam al-Qur’an, (yang artinya-red), “Sekali-kali tidak (demikian), bahkan menutupi hati mereka perbuatan (dosa) yang selalu mereka lakukan” [Al-Muthaffifin/83: 14]

    Dosa dan maksiat juga bisa menjadi racun yang menggerogoti tubuh, hati dan kehidupan. Oleh karena itu di bulan yang mulia ini sudah semestinya kita bertaubat dan menjauhi semua dosa dan maksiat ya sahabat, agar cinta Allah hadir menghiasi hati dan hari-hari kita.

Allah Ta’ala berfirman

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيْرٍ

Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).” [QS. Asy-Syuuraa: 30]


6. Memperbanyak Amal Sholeh Lainnya

    Cinta Allah bisa diraih dengan memperbanyak melakukan amal sholeh di Bulan Dzulhijjah ini, seperti sedekah, sholat sunnah, membaca Al Qur'an dan mentadaburinya, amar ma'ruf nahi munkar serta menjalin silaturahmi dan ukhuwah.

    Sudah semestinya kita bersemangat untuk melakukannya ya sahabat, agar Allah selalu mencurahkan kebaikkan, keberkahan hidup dan kesehatan yang baik, serta dihindari kita dari covid-19.


Hummm ... dari ilmair hanya itu info amalan di Bulan Dzulhijjah untuk meraih cinta Allah sahabat, silahkan share di kolom komentar jika ada tambahan lainnya ya.

Semoga kita semua bisa melakukan amalan-amalan itu di bulan ini ya, Allah terima juga semua amal ibadah kita aamiin.


note: dari berbagai sumber


8 Cara Memulai Bisnis dan Bertumbuh Untuk Sukses

    Kali ini ilmair ingin sharing tulisan tentang "8 cara memulai bisnis dan bertumbuh untuk sukses", sebuah tips untuk sahabat semua yang baru ingin atau bahkan sudah mulai berbisnis di masa pandemi covid ini.

    Mulai melangkah di dunia bisnis tentu bukanlah hal yang mudah, biasanya ada saja hambatannya ketika kita ingin melakukan langkah pertama, baik itu dari diri sendiri yang masih suka ragu-ragu dan takut salah langkah, maupun hambatan dari luar diri, seperti tak ada dukungan dari orang terdekat atau sulitnya mencari yang kita inginkan untuk mewujudkan ide.

    Begitupun saat kita sudah menjalani bisnis dan berusaha bertumbuh untuk sukses, pasti akan ada ujian-ujian yang menghadang langkah ini, masalah yang datang menggoyahkan mental. Semua itu harus bisa kita hadapi dengan baik jika kita mau sukses dalam berbisnis.

    Admin ilmair sendiri sebenarnya bukanlah seorang pembisnis yang sudah sukses saat ini. Tapi hanya ingin berbagi pengalaman saja tentang bagaimana memulai bisnis, sambil terus belajar juga dari kesalahan-kesalahan yang pernah diri lakukan di dunia bisnis dan berharap bisa bertumbuh hingga mencapai sukses dalam berbisnis.

    Semoga tulisan ini jadi tempat belajar buat semuanya (terutama saya sendiri), menginspirasi dan selamat membaca ...

 8 Cara Memulai Bisnis dan Bertumbuh Untuk Sukses

1. Jangan Ragu-Ragu, Yakinlah!

    Ketika kita akan memulai bisnis, hal nomer satu yang harus diperhatikan adalah kita harus yakin dengan apa yang akan kita jalani. Ya ... jangan sampai ada keraguan, jangan kebanyakan galau, baik itu terhadap diri sendiri (pesimis dan merasa tak mampu) maupun dalam memutuskan produk apa yang ingin kita jual. Jangan hanya terus bertanya, "bisnis apa yang yang bagus untuk dijalani?" "produk apa yang paling laris di pasaran dan bisa bikin aku sukses?" "bisnis apa yang cocok denganku?" tapi kemudian hanya diam di tempat tak mulai-mulai untuk melangkah, hanya menghabiskan waktu.

    Bob Sadino Rahimahumullah saja pernah berpesan, ketika ada orang yang bertanya, "bisnis apa yang
BAGUS?" jawabannya, "bisnis yang DIBUKA bukan yang ditanyakan terus."

    Maka untuk memulai bisnis, kita harus yakin, segera putuskan apa yang mau kita jual, jangan terlalu banyak mikir tapi nggak jalan-jalan.

    Perkuat keyakinan itu juga dengan DUIT dan S2 (Doa, Usaha, Ikhlas dan Tawakal - Sabar dan Syukur), agar sukses bisnisnya

2. Pilih Produk Yang Dekat Dengan Diri

   Saat memustuskan untuk menjual produk, pilihlah produk yang dekat dengan diri. Maksudnya adalah produk yang kita jual itu sebaiknya produk yang kita sukai atau diri mau untuk memakainya, bahkan sudah terbiasa untuk menggunakannya. Tips kedua ini bisa juga dibilang "cintailah produk yang kita jual".

    Ya ... kalau kita menjual  produk yang kita pakai, sukai dan cintai, maka ikatan dengan produk akan terjalin lebih kuat, terasa lebih mudah juga kita untuk menawarkannya. Selain itu akan terdorong dari hati juga diri untuk berbagi manfaatnya, bahkan ada testimoni pribadi yang akan memperkuat dan meyakinkan hati pembeli.

    Jangan sampai kita menjual produk yang bertentangan dengan hati atau diri sendiri tak suka untuk memakainya. Karena hal itu akan menjadi beban dan hambatan nantinya saat kita menawarkan produk. Mental kita ketika ditolak pembeli pun akan jatuh ketika ikatan hati dengan produk tak kuat.

3. Jadilah Solusi dan Lihatlah Peluang

    Masih seputar memilih produk, saat akan memulai bisnis sebaiknya kita pintar-pintar melihat peluang. Ya ... jualah produk yang bisa menjadi solusi bagi orang lain, produk yang sedang dibutuhkan orang banyak, produk yang disukai pasar.

    Kalau kita mau sukses dalam berbisnis, ya ... kita harus bisa peka, buka mata, lihat ke sekeliling produk apa yang bisa kita jual untuk membantu kebutuhan orang lain, segera tarik ide lalu jalankan segera dan jangan menunda.

    Bisa juga kita jual produk yang sedang viral, asal jangan sekedar ikut-ikutan tanpa perencanaan yang matang. Karena produk viral itu tentu banyak pesaingnya dan terkadang hanya berlangsung sesaat kemudian tenggelam.

    Atau sering-seringlah bertemu dengan teman alias menjalin ukhuwah, karena bisa jadi kita mendapatkan kesempatan dan inspirasi dari pertemuan yang terjadi.

    Ya apapun yang penting satu, harus selalu jadikan niat di hati bahwa tujuan kita berjualan adalah untuk membantu orang lain, tentu saja karena Allah agar berkahnya sampai ke akhirat.

4. Belajar dan Jangan Banyak Alasan

    Jika mau bertumbuh dan sukses berbisnis kunci utamanya adalah kita harus mau belajar dan jangan banyak alasan.

    Misalnya jangan bilang tak ada modal saat kita baru mau mulai berbisnis, karena kalau kita mau belajar dan lihat kesekeliling, banyak juga orang yang awalnya jualan tanpa modal. Cukup jadi reseller produk teman aja dulu, modalnya hanya kuota internet untuk promosi, atau modal dengkul untuk jalan tawarin produk.

    Atau ketika ingin jualan secara online, lalu merasa diri gaptek, jangan terus mundur dan jadi malas-malasan melakukan promosi online karena merasa tak bisa. Tapi segeralah belajar! Bisa dimulai dengan memperhatikan bagaimana orang lain berjualan secara online, bertanya pada teman yang tahu ilmunya, atau bisa juga cari ilmunnya dengan browsing  di internet dan baca buku-buku bisnis, bahkan kalau mau lebih mantap lagi ya ikuti kelas-kelas belajar berbisnis dengan ahlinya (investasi leher ke atas).    

6. Harus Punya Mental Preparation dan Bermental Baja
    
    Dalam berjualan atau berbisnis itu kita harus punya persiapan mental (mental preparation), karena rintangan dan hambatan di depan itu pastilah akan ada,

    Salah satu pesan dari Kang Rendy Saputra tentang mental untuk para saudagar (pembisnis), juga bisa jadi pegangan untuk kita yang baru memulai bisnis ...
Mentalmu seperti apa Saudagar? Apakah mentalmu bisa membuat dunia berpihak padamu? Keruwetan pasti akan datang dalam perjalanan bisnis setiap saudagar, tapi saat ditengah keruwetan itu kita memutuskan untuk tidak berhenti, jalani terus, jalani terus, maju terus, akhirnya kita bisa menjadi luar biasa. Seperti orang-orang yang telah lebih dahulu menjadi luar biasa karena tidak mau berhenti dalam langkahnya. Hantu dan tantangannya pengusaha kecil adalah mental, maka dari itu seharusnya kita punya mental preparation (persiapan mental), yaitu mental yang siap ditolak, siap tidak laku, siap diremehkan, dan mental menerima sesuatu yang tidak diharapkan. Taapi dengan mental preparation kita juga akan siap untuk tak berhenti hingga sukses menghampiri."

    Humm ... saya pun teringat pesannya Coach DR. Imam Muhajirin El Fahmi tentang mental yang mengatakan bahwa “Jadilah baja, jangan jadi kayu yang mudah patah, jangan jadi kertas yang mudah sobek. Walau selalu ada rasa sakit, tapi itu tidak akan mematikan. Rasa sakit untuk belajar bertumbuh, rasa sakit yang tidak akan membuatmu menyesal, rasa sakit karena mengejar impianmu, memperjuangkan cita-cita yang besar dan layak untuk kamu perjuangkan." 

    Ya ... memang dalam perjalanannya, bertumbuh dalam berbisnis juga pasti akan banyak rintangan dan hambatannya, dari menerima penolakkan saat kita menawarkan produk, nyinyiran orang-orang yang tak suka, komplainan dari pembeli dan masalah-masalah lainnya. Semua hal itu harus bisa kita lalui dengan baik, jangan membuat diri menyerah dan berhenti melangkah.

    Kita harus punya persiapan mental yang kuat seperti baja yang takkan mudah patah seperti kayu, tak mudah sobek seperti kertas. Sehingga kita akan berjalan terus menekuni bisnis kita, menghadapi masalah dalam bisnis kita, bertumbuh dan sukses.
   
7. Fokus, Tekun dan Konsisten
    
    Saat menjalani bisnis kita harus bisa fokus, tekun dan konsisten menjalaninya, jangan setengah-setengah apalagi bermalas-malasan.  Ketika kita sudah memutuskan untuk menjual produk apa, jalani dan pelajari dengan baik agar bisa terus bertumbuh, fokus pada apa yang kita lakukan, buat target, lalu tekun dan konsisten dalam menjalaninya.

    Sekali lagi, jangan mudah menyerah dan harus punya mental preparation yang baik, mental baja dalam menggapai kesuksesan.

    Untuk masalah fokus, ada yang bilang bahwa saat menjadi penjual pemula sebaiknya fokus pada satu produk dulu aja, jangan menjual produk 'palugada' (apa lu minta gua ada, alias banyak produk yang kita jual). Fungsinya selain agar kita lebih mudah menjalaninya dan bisa menguasai produk dengan mantap, fokus pada satu produk pun bisa membuat pembeli lebih mudah mengingat kita. Sehingga kita bisa bangun personal branding melalui produk dan ketika ada orang yang butuh produknya bisa langsung ingat kita.

    Itu cocok sekali jika kita ingin membuat personal branding dari produk yang kita jual, dikenal sebagai si penjual produk A misalnya, jadi ahli yang sesuai dengan produk.

    Tapi tak salah juga nyatanya kalau kita jual produk 'palugada', asalkan kita bisa memegang semua produk itu dengan baik dan tetap fokus menjalankan bisnis yang kita jalani. Lalu buat seperti halnya warung  atau minimarket dan suermarket, lalu branding nya bisa dari toko atau dari keahlian kita dalam menjual seperti halnya dewa selling (Kang Dewa Eka Prayoga).

    Ya ... apapun itu tergantung bagaimana kita bisa menjalaninya, yang penting tetap fokus, tekun dan konsisten.


8 . Jangan Sombong, Jangan Merasa Sudah Di Atas dan Harus Mau Dikritik

    Dalam menjalankan bisnis kita harus menjalin hubungan dengan orang lain, masuk ke komunitas dan juga berukhuwah. Di sini kita harus bisa menjadi orang yang menyenangkan, rendah hati, tidak merasa diri di atas dan memandang rendah orang lain. Ya ... jangan sombong! Sikap kita terhadap orang lain akan berpengaruh pada proses perjalanan memulai bisnis, belajar pun akan lebih mudah dilakukan dengan sikap yang merasa bodoh, sebaliknya orang yang merasa sudah tahu dan sombong akan sulit menerima ilmu.

    Ketika sudah menjalankan bisnis pun jangan mudah puas dengan pencapaian yang kita, jangan merasa bahwa bisnis kita sudah cukup baik saat ini, lalu menutup mata dan telinga hingga tak mau mendengar masukkan yang datang, enggan melihat kesalahan karena merasa diri telah sempurna menjalaninya. Jangan meremehkan apapun! Jangan sombong! 

    Karena dalam bisnis itu pasti ada masa naik dan turunnya, takkan selalu kosisten perjalanan kita. Akan selalu ada kemungkinan yang tak bisa kita duga terjadi di depan. Seperti saat pandemi covid-19 ini misalnya, sebuah keadaan yang tiba-tiba saja datangnya, membuat banyak bisnis di negeri ini, bahkan dunia jatuh.

    Maka dari itu jangan terlena dengan pencapaian bisnis kita, harus punya pegangan, utamanya tentu saja berpegang kepada Allah.

    Begitu ada masalah dalam bisnis segera cari solusi, segera liat apa yang salah dan apa yang bisa dilakuakan. Selalu siap juga terima kritik dari siapapun, lalu segera berbenah untuk kembali bertumbuh. 

Hummm ... apalagi ya tips cara untuk memulai bisnis dan bertumbuh untuk sukses? Sahabat semua boleh tambahin inspirasinya di kolom komentar bawah ya buat sharing. Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah aamiin. Selalu semangat!!

Bersemangatlah Raih Ridho-Nya dan Peka pada-Nya - Nasehat Untuk Diri

    Bersemangatlah selalu, bersemangatlah untuk menjadi hamba-Nya yang lebih baik, lebih baik dari diri yang kemarin, setiap hari, setiap detiknya, mencari ridho-Nya, mengejar cinta-Nya.

    Dunia itu fana, roda hidup itu pasti akan berputar, takkan abadi apa yang dimiliki saat ini, baik itu kemudahan ataupun kesusahan. Ya ... susah atau senang hanya sementara. Selalu ada pelajaran syukur dan sabar dalam hidup kita.



    Ikhtiar dalam hidup itu harus, dan kamu .tentu saja boleh berikhtiar dengan sekuat tenaga meraih mimpimu. Itu bagus! Mendapatkan apa yang kamu mau, mencapai puncak dari pendakian ikhtiarmu. Tapi ... jangan jadikan itu sebatas tujuan untuk duniamu saja karena dunia itu fana, apapun yang kamu raih hanya titipan dari-Nya saja. Kapanpun Allah mau, semua yang kamu miliki bisa hilang, pergi atau diminta-Nya kembali, Entah itu karena kesalahanmu atau bukan, entah itu ujian atau teguran.

    Lalu takkan ada yang tersisa jika kemudian hanya dunia yang menjadi tujuanmu. Jadikan ridho Allah sebagai tujuan dan kebaikkan di akhirat menjadi arah yang kamu tuju. Maka ikhtiarmu itu takkan menjadi sia-sia dan bernilai dimata-Nya.

    Jangan berprasangka buruk pada-Nya, begitupun pada hamba-Nya. Berhati-hati pada hamba-Nya? Tentu saja boleh, tapi coba lihatlah dari setiap sudut, cari makna baiknya. Apa yang Allah pilihkan untukmu pasti baik bagimu, apa yang sampai kepadamu pasti atas ijin-Nya dan itu juga baik bagimu.

    Dan hei! Apa yang kamu lihatpun bisa jadi tak seperti begitu nyatanya, bisa jadi kamu menghadapi hal yang tak kamu sukai, merasakan yang tak seperti inginmu, tapi itu bisa jadi ada makna kebaikkan untukmu dibaliknya, sebagai bentuk kasih sayang-Nya.

Seperti firman-Nya dalam QS. Al Baqarah: 216
وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ 

    Artinya: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” 

    Kamu bisa saja patah, kecewa, atau semua rasanya tak seperti yang kamu inginkan. Tapi kamu tahu? Belum tentu apa yang kamu rasa itu benar, bisa jadi semua yang kamu rasa itu hanya karena kamu tidak peka, bukan pada siapa-siapa, tapi pada cinta dan kasih sayang-Nya. Pada apa yang Dia mau, pada kebaikkan-kebaikkan yang ingin disampaikan-Nya padamu.

    Ya ... Allah-lah yang begitu peduli padamu, bisa melalui hamba-Nya, tapi itu hanya sebagian kecil yang takkan bisa sempurna kecuali kamu melihat semuanya secara utuh. Semua itu pun takkan bisa sampai kepadamu juga, jika kamu tak peka. Maka pekalah pada-Nya, buka hatimu untuk merasakan kasih sayang-Nya

    Menulis lagi di blog ilmair, meneruskan kata yang pernah mengalir di kepala ke medsos tahun lalu, sebagai muhasabah untuk diri, semoga menginspirasi.

Galau Mau Ganti Template Blog - Move On Ternyata Nggak Mudah Ya

    Ada-ada aja ya admin blog ini alias saya, mau ganti template blog aja pakai acara galau segala, hummm... move on ternyata nggak mudah ya... hihi berasa udah nyaman aja sama template ini walau sebenernya termasuk jadul. Kemarin ini sempat ganti sebentar, tapi pas tahu head image nya nggak bisa dihapus dan dijadikan tulisan aja kaya template yang saya pakai ini, jadilah saya urungkan, kembali lagi deh ke template ini.

    Hummm... kenapa ya saya sampai galau buat ganti blogger template? Sedikit saya share boleh kan ya disini
1. Saya itu termasuk yang paling ribet urusan template dari dulu, punya template pinginnya yang responsive, bagus buat SEO, warnanya sesuai dengan yang saya mau, toolsnya sesuai yang saya ingin, dan cepat loadingnya dan lain-lain yang kadang nggak mudah ditemuin di pilihan template yang ada.

2. Karena alasan nomer satu itu, maka template yang ada sekarang udah mengalami berbagai editan otodidak saya (yang htmlnya saya ubek sendiri searching di google). Dan pengeditan otodidak itu seringnya langsung saya terapin mengikuti tutorial yang ada, nggak saya save lagi poin-poinnya, dan karena itu saya nggak inget dengan jelas semua kode html nya itu (termasuk  letak kodenya). 

3. Terus ada juga kode lainnya yang saya masukin, seperti google analitycs, feed burner, alexa, kode advertiser dan lain-lain yang saya juga nggak catat apa ajanya (yang tertullis itu yang saya ingat dan mudah menemukan kode htmlnya, yang terlupakan itulah yang bikin khawatir).

- Kapan-kapan saya mau share ah ilmu hasil pengeditan yang saya inget, in syaa Allah, semoga bermanfaat nantinya aamiin.

    Terus solusi kegalauan dan biar saya move on dari template jadul ini? Sebenernya mudah ya untuk yang nomer satu, tinggal beli aja template premiunnya, pesan template ke mastah design template.

    Tapi... untuk sekarang ini kayanya saya masih milih template gratisan dulu aja deh. Humm... bukan bermaksud jadi orang bermental gratisan ya, tapi karena memang blog ini juga jarang di update dan belum menghasilkan, jadi cukup sayang aja uangnya kalau harus keluar untuk keperluan yang belum terlalu urgent.

    Untuk poin nomer dua dan tiga, ya PR banget buat saya kalau mau ganti template nih, harus otak-atik lagi html nya, menemukan apa-apa aja tambahan editannya dulu, sambil cari juga ingatannya di kepala ini.

    Jadi sekarang? Ya tetep pakai template ini aja dulu, sambil terus cari template blogger gratisan yang sesuai dengan yang saya mau, tapi saya harus buang jauh-jauh galau nya, tetap move on, karena template inipun akan di update juga, ya mari jemari kita utak-atik lagi kode html template blog ini.

    Ah udah ah curhat tentang template blognya segitu dulu aja ya. Eh tapi sebenarnya jadi kepikiran inspirasinya juga ini, kebiasaan lama admin ilmair ini menarik inspirasi dari sebuah tulisan. Humm... lanjut ah menulisnya, buat yang baca semoga menginspirasi juga ya...



    Iya dalam hidup ini terkadang ada aja ya sesuatu yang bikin galau, buat hati gelisah dan jadi kepikiran terus, sampai rasanya nggak mudah buat move on. Padahal kalau hidup mau terus bertumbuh dan berkembang ya pastinya perlu move on dong, tentu aja dari hal-hal yang udah nggak seharusnya diri bertahan dan menetap di sana, kaya sesuatu yang udah nggak mungkin diulang seperti masa lalu misalnya atau keadaan yang nggak baik dan nggak diridhoi-Nya... Ya pasti diri mestinya move on dong, move on!

    Tapi galaunya hidup pada keadaan itu, nggak bisa ya kaya template yang tinggal di update aja, di utak atik biar yang jadul bisa jadi up to date lagi. Kaya nggak bisa ya kita kembali ke masa lalu gimana pun caranya, yang benar ya jalani teruslah kehidupan di hari ini untuk masa depan, harus bisa move on dari masa lalu dan itulah caranya mengupdate hidup yang sekarang.

    Begitupun dengan hal-hal yang nggak baik dan nggak diridhoi-Nya, jangan sampai hal itu diutak atik biar tampaknya jadi baik. Contohnya ngegosip gitu, dibuat jadi manis kata-katanya biar jadi nggak seperti ngegosip, atau bilangnya 'buat jadi pelajaran' padahal ya tetap aja yang dibahas aib yang nggak ada urusannya dengan yang ngegosip. Kalau nggak mau nanggung dosa besar yang seperti memakan bangkai ini ya harus move on dong dan menjauhlah dari bergosip, lalu fokus sama aib sendiri, nggak sibuk lagi sama aib orang lain.

    Berbeda ya kalau yang digalauinnya urusan akhirat, harus hati rasakan itu, biar kepikiran terus gimana caranya raih bahagia di akhirat, yang hanya bisa didapat dengan mencari ridhonya Allah aja. Dan benahi diri terus deh diri setiap waktu, update (lebih tepatnya upgrade) diri jadi hamba-Nya yang lebih baik, move on dari semua yang nggak baik dan nggak diridhoi-Nya, walau itupun nggak akan mudah, karena ujian keimanan itu pasti ada, seperti "angin kencang yang menerpa pohon" ya.  Ah iya, hidup ini gratis loh dari Allah, kita sebagai hamba-Nya cukup bayar pakai taat biar bisa bahagia dunia dan akhirat. 

Ah tulisan ini utamanya nasehat buat diri sendiri, semoga bisa memberi kebaikkan buat diri dan yang membacanya aamiin.

Translate