teori dan praktek kehidupan
Semua hal dalam hiduppun sepertinya butuh teori bukan? Sebuah pertimbangan, pemikiranpun adalah sebuah teori, maka tidak mungkin kehidupan dijalani hanya meraba-raba naluri, atau seperti gerak reflek mulut berkata “auuu” saat kaki tertusuk duri. Rasa kasih sayang mungkin bisa menggunakan naluri, seperti kasih ibu kepada anaknya kemudian mengurusnya hingga dewasa, tapi butuh juga teori bagaimana mendidik anak dengan baik, butuh teori bagaimana bekomunikasi dengan anak sesuai umurnya dll..
Pengetahuan manusiapun terbatas, butuh share dari orang yang lebih berpengalaman, dari ahli, karena manusia bukan seperti Nabi atau Rasul, yang di beri ilmu langsung dalam bentuk anugerah dari Tuhan. Namun kemudian manusia itu sendiri harus merealisasikan teori itu dengan mempraktekannya dalam kehidupannya. Sebuah teori bisa sia-sia tanpa prakteknya, dan perbuatan tanpa pemikiranpun bisa berkhir dengan kesia-siaan.
Jadi jika ada kalimat lebih penting praktek daripada teori, bukan berarti bahwa manusia mengenyampingkan teori, tapi harus mengedepankan keduanya, yaitu praktek dan teori, jika teori itu telah ada kembangkan dengan perealisasian pada perbuatannya(praktek), dan jika ingin bertindak maka butuh pemikiran dan landasan yang benar dahulu (teori).
Saya sendiri masih jauh dari kemampuan diri menjalani pemikiran dan perbuatan yang seimbang dan baik dalam hidup saya, bagaimana dengan kamu? Share diblog ini, karena tulisan-tulisan diblog inipun masih jauh terealisasi dengan hidup saya, tapi saya berharap semoga menjadi inspirasi positif untuk siapapun dalam hidupnya masing-masing (semoga tidak tersia-sia karena hal-hal negatif, atau spekulasi), dan jika ada yang negatifpun dari tulisan saya silahkan share kritik positifnya… ^_^
Dan kalau membaca kembali blog saya ini, ingin kutulis beberapa kata: (baca juga "disini" )

teks dan kontekstual...itu intinya.
BalasHapusmendidik anak sangat perlu untuk hati-hati, jangan sampai salah dalam mendidik anak sehingga membuat anak menjadi orang yang pesimis, minder dan lain-lain.karena didikan ortu dapat membentuk kepribadian anak.
BalasHapus—————————————————-
Bagaimana cara mendidik anak agar sukses dan bahagia di anekapilihan.com
@dexter, yp itu bahasa tingginya yyy... btw, soal teks dan kontekstual sya jdi teringat buku print untuk taman baca... muup ya klu hanya berupa e-book download via email..
BalasHapus@proyek bisnis, mendidik anak memang perlu teori dan praktek yang baik...