Kebiasaan Buruk yang Merugikan dan Mengganggu Kesehatan Mental

    Setiap orang pastinya pernah melakukan perbuatan buruk yang merugikan dirinya sendiri. Bukan hanya perbuatan yang tampak besar tingkat kesalahannya dan harus segera dihentikan, tapi juga perbuatan yang sudah terbiasa dan berulang kali kita lakukan dan sering kita abaikan untuk segera mengubahnya.

   Padahal dari kebiasaan kecil saja nyatanya bisa berpengaruh besar ya bagi hidup kita ke depannya. Apalagi jika itu kebiasaan buruk, yang jika dilakukan terus menerus akan berdampak buruk juga bagi diri kita sendiri, termasuk merugikan kesehatan mental.

   Apa sajakah kebiasaan buruk yang dapat merugikan dan mengganggu kesehatan mental itu? Berikut ilmair akan sharing beberapa diantaranya ya, adakah salah satunya kebiasaanmu, sahabat? Cek-cek yuk! 

Kebiasaan Buruk yang Merugikan dan Mengganggu Kesehatan Diri

1. Procrastination

Procrastination adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan atau tugas hingga terakhir. Orang yang biasa menunda seperti ini, lebih sering dikenal juga dengan sebutan 'si pengejar dead line' saat ini. Hayoo, sahabatkah salah satunya itu?

Perilaku menunda-nunda ini tentu saja merugikan bagi orang yang melakukanya ya sahabat. Apalagi jika dilakukan terus menerus, hingga menjadi kebiasaan, tentu saja dapat menyebabkan rasa cemas dan merusak produktivitas.

Walau terkadang, ada juga orang yang merasakan semangat justru mencuat di saat mendekati detik-detik terakhir. Humm... Sulit dimengerti juga ya sebenarnya ini, karena saya pun beberapa kali mengalaminya, ide-ide baru berhamburan ketika mendekati dead line, yang di awal justru terasa blank. - Seulas pernah saya tulis di "Berusaha Produktif, Lahirlah Buku Antologi

Semangat untuk menyelesaikan sebuah tanggung jawab memang baru mencuat di saat mendekati dead line. Rasanya saat itu seperti ada dorongan kuat yang nge-push diri, adrenalin juga meningkat. Namun, terasa juga lelahnya, karena memang kejar-kejaran sama dead line. Kecemasan bersama overthinking juga turut menyertai. Tidak baik pastinya bagi kesehatan mental, jika hal itu dilakukan terus menerus. 


2. Overthinking

Overthinking adalah kebiasaan berpikir secara berlebihan atau terus-menerus berpikir tentang masalah atau situasi yang bisa menyebabkan rasa cemas dan depresi.

Ya, seperti yang dijelaskan di artikel ilmair yang berjudul, "Cara Mengatasi Overthinking, Kuncinya Sadar", overthinking memang katanya terbentuk dari kebiasaan, walaupun bukanlah suatu pilihan atau keinginan bagi pengidapnya (si overthinker) ya, tapi terbiasa saja otaknya dibiarkan berpikir secara berlebihan. 

Tak boleh dibiarkan pastinya kebiasaan berpikir berlebihan  ini, karena bisa mengganggu kesehatan mental dan juga dapat merusak kualitas hidup.


3. Social Media Addiction

Kebiasaan berlama-lama menghabiskan waktu di media sosial ternyata tak baik juga ya sahabat, bisa menimbulkan kecanduan. Kalau sudah candu, berarti sudah menjadi masalah bagi kesehatan mental. 

Ya, orang yang sudah kecanduan media sosial akan merasa gelisah dan berat untuk berhenti menggunakan platform media sosial. Dan hal itu pastinya bisa mengganggu kehidupan sehari-hari mereka, seperti hubungan sosial, kesehatan mental, dan produktivitas.

Pengguna media sosial yang kecanduan cenderung lebih sulit untuk berkonsentrasi pada tugas-tugas penting, memiliki tingkat stres yang lebih tinggi, dan kurang tidur. Selain itu, kecanduan media sosial juga bisa menyebabkan seseorang merasa terasing dari orang-orang di sekitarnya dan mempengaruhi kualitas hubungan sosial.

Wah, dampaknya buruk juga ya kalau sudah kecanduan media sosial. Maka dari itu, kita perlu bijak dalam bermedia sosial, jangan sampai jadi berlebihan. 


4. Kebiasaan pola hidup yang tidak sehat

Kebiasaan seperti tidak tidur cukup, makan tidak sehat, dan tidak berolahraga dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan juga ya ternyata. 


5. Sering Membandingan diri dengan orang lain.

Membandingan diri dengan orang lain secara terus-menerus dapat menyebabkan rasa rendah diri, insecure, dan merusak kesehatan mental.


6. Tidak memiliki batasan diri dengan orang lain.

Orang yang tidak memiliki batasan diri cenderung mengabaikan kebutuhan dan kesejahteraan diri mereka sendiri demi memenuhi kebutuhan orang lain atau mengejar persetujuan dan penerimaan.


7. Sering Memendam Perasaan

Terlalu sering memendam perasaan juga ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan, baik mental dan fisik juga loh! Karena emosi negatif di dalam diri seharusnya dikeluarkan dengan cara yang baik.


     Itu dia, beberapa kebiasaan buruk yang dapat merugikan dan mengganggu kesehatan mental.

     Untuk mengatasi kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan mental, penting untuk mengenali dan mengakui bahwa kebiasaan tersebut merugikan. Setelah itu, kita dapat membuat rencana untuk mengatasi kebiasaan tersebut dan mencari dukungan dari orang lain, termasuk konselor atau terapis, jika benar-benar diperlukan. Ya, memang ada saatnya juga kita berkoordinasi dengan profesional kesehatan mental untuk membantu masalah kita. 

     Juga, penting untuk mencari cara untuk mengatasi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental dengan cara yang positif seperti fokus dan mindfullness, olah nafas, atau berolahraga. Namun, yang paling utama dan ampuh dalam menjaga kesehatan mental tentu dengan mendekat pada Sang Pencipta kita, Allah Ta'ala ya sahabat. Karena hanya dengan mengingat-Nya hati akan menjadi tenang. 

    Begitu pun saat akan mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk, sertakan Allah Ta'ala juga di hati ya sahabat. Sadari dengan iman bahwa hidup ini merupakan kesempatan dari-Nya. Hingga kita pun akan ingat untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang ada, termasuk dengan membiarkan kebiasan buruk terus menggerogoti diri kita. Ingat juga bahwa ada hisab yang sedang menanti kita, kebiasaan buruk yang terus menerus dilakukan dan dibiarkan juga bisa menjadi dosa, astaghfirullah. 

    Ya, lakukanlah perubahan menjadi lebih baik setiap harinya. Walau pelan-pelan dan sedikit demi sedikit. Perubahan kecil dalam gaya hidup, nyatanya juga dapat membuat perbedaan besar dalam kesehatan mental kita ya sahabat. Perubahan yang setitik demi setitik saat ini, nyatanya berpengaruh besar juga pada masa depan kita. Yang penting konsisten dan istiqomah. 

    Menurutmu bagaimana sahabat? Boleh share di kolom komentar ya. 


Previous article
Next article

Belum ada Komentar

Posting Komentar

Silahkan share saran, kritik, ilmu, inspirasi positifmu di ilmair. Berkomentarlah dengan bijak. Spam akan saya hapus.
Mohon di-setting publik profile blog-nya ya, agar tidak ada profile unknown yang bisa menjadi broken link di blog ini.
Terima kasih ....

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel