"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software

kemerdekaan dan puasa Ramadhan

Sebenernya postingan blog ilmu_air kali ini terinspirasi dari peringatan Special Day "Kemerdekaan Republik Indonesia ke 66", tanggal 17 Agustus 2011 hari ini, yang berada di "special month bagi seluruh muslim" (bulan puasa Ramadhan), yaitu 17 Ramadhan 1432H. Yupss seperti judulnya, kali ini saya akan menulis tentang kemerdekaan dan puasa Ramadhan. Semoga mengalir juga "inspirasi hidup positif" ya, amin.

Kemerdekaan dan puasa Ramadhan tentu bisa saling berkaitan. Kalau dijaman penjajahan dahulu, para pahlawan berjuang melawan penjajah demi memperoleh kemerdekaan RI. Sementara dijaman modern kini, tentu banyak hal juga yang masih harus diperjuangkan, termasuk oleh manusia sebagai hamba Allah SWT (umat muslim) di bulan puasa Ramadhan Kareem (Bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan) ini. Ya, di saat puasa, hamba Allah SWT juga menjadi seorang pejuang, yang harus memerdekakan diri dari semua keburukkan yang akan mengurangi bahkan menghilangkan nilai ibadah puasa dihadapan Rabbnya (Allah SWT).

Ya, seluruh muslim memang harus memperjuangkan hak-haknya dalam meraih kemerdekaan saat puasa Ramadhan (sebenarnya hal ini tidak hanya dikhususkan saat berpuasa saja, pada tiap detik waktu-pun seharusnya diperjuangkan). Hak-hak tersebut salah satunya adalah hak dalam memimpin hati dan fikirannya agar tetap lurus berada dijalanNya. Dalam hal ini setiap muslim harus berjuang agar merdeka dari di rebutnya hak hati dan fikirannya oleh setan (agar hati dan fikiran itu terbebas dari penjajahan setan) sehingga dalam perbuatan manusiapun terbebas dari hal yang disukai setan (dibenci Allah SWT).

Pejajahan setan dalam diri manusia itu bentuknya seperti menumbuhkan nafsu negatif, kecintaan pada dunia berlebihan sehingga membuat manusia lupa dengan Allah SWT dan hari akhirat, pikiran negatif termasuk di dalamnya "prasangka buruk (suuzon)" baik terhadap manusia maupun pada Allah SWT, segala bentuk "penyakit hati" (contohnya: iri, dengki, riya dll), kufur nikmat (tidak bersyukur akan nikmat dan karuniaNya), dan lain sebagainya.

Di bulan Ramadhan ini, di saat seluruh muslim berpuasa dan mengharapkan Ridho Allah SWT, perjuangan manusia dalam meraih kemerdekaan (kebebasan) dari semua penjajahan hal buruk tadi tentu lebih maksimal. Lebih maksimal karena di saat puasa, seluruh muslim memang berniat tuk mendekatkan diri padaNya, dengan memperbanyak mengingatNya, memperbaiki kualitas ibadah dan akhlaknya, dan menjauhkan dari semua hal buruk tadi, sehingga manusia mendapatkan kemerdekaan di bulan Ramadhan, dan tetap bertahan kemerdekaan tersebut di 11 bulan lainnya.

Semoga seluruh manusia yang menjalankan ibadah puasa di "Bulan penuh afwah" ini, diberikan kesanggupan oleh Allah SWT berupa kekuatan Iman dan taqwa kepadaNya, sehingga dapat memperoleh kemerdekaan diri dari penjajahan setan baik di bulan Ramadhan ini dan juga di bulan-bulan lainnya (setiap detik waktu selama manusia masih hidup di dunia), amin.

Bagaimana menurutmu tentang update-an blog ilmu_air tentang kemerdekaan dan ramadhan ini? share pendapat, saran, ilmu, inspirasi air-mu ya di blog ilmu_air..

0 sharing inspirasi :

Post a Comment

Silahkan share saran, kritik, ilmu, inspirasi positifmu di ilmair. Berkomentarlah dengan bijak. Spam akan saya hapus..
Terimakasih..

Translate