"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software
Home » , , , » Menangis Dalam Islam dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Menangis Dalam Islam dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

     Apakah boleh menangis? - Setiap orang pasti pernah menangis, baik itu laki-laki atau perempuan, anak-anak atau pun orang dewasa. Menangis merupakan ungkapan perasaan seseorang saat merasakan sedih, terharu atau pun bahagia.

     Jadi enggak apa-apa juga ya sebenarnya kita menangis, karena air mata yang terjatuh itu memang alamiah terjadinya, bisa keluar begitu saja tanpa disengaja. 

    Apalagi menangis itu ternyata memang memilliki manfaat yang begitu banyak. Blog ilmair kali ini akan membahasnya ya - Menangis Dalam Islam dan Manfaatnya Bagi Kesehatan, semoga bermanfaat dan menginspirasi, aamiin.

Menangis Bukan Berarti Lemah dan Cengeng

    Saat kita menangis karena sedih di depan orang, terkadang ada saja ya yang suka bilang, "jangan cengeng, kamu udah dewasa kan?" atau "ih, berhenti nangisnya, dasar lemah!" atau "jangan nangis, kamu harus kuat!"

    Duh, kesannya kalau menangis itu salah ya, atau dianggap lemah dan cengeng. Padahal normal kok kalau kita menangis, namanya juga sedih, enggak selalu semua hal bisa ditahan. Apalagi kalau emosinya sampai dipendam terlalu lama, malah enggak baik ya bagi kesehatan mental.

    Asalkan kita tahu waktu dan tempat saja. Enggak mungkin juga kita menangis kencang-kencang di depan umum, malulah pastinya. Kecuali anak yang lagi tantrum ya - masalah para ibu sih ini biasanya, solusinya kalau ini harus dikasih pengertian ke anak ya Bun, agar saat meminta sesuatu itu enggak boleh pakai cara menangis dan enggak semua hal bisa diturutin - kebayang ya kalau anak jadi kebiasaan pakai cara menangis untuk bisa diturutin kemauannya. 

    Lalu, buat kita yang sudah dewasa ini, tempat yang paling nyaman untuk kita menangis, ujung-ujungnya juga ya di kamar. Menangis dan lepaskanlah semuanya, sambil sesegukan dan sendirian juga enggak apa-apa, kalau memang enggak ada bahu untuk bersandar.

    Beruntung kalau memang ada bahu yang mau disandarin untuk berbagi kesedihan, tapi itu juga pasti terbatas. Karena setiap bahu pasti punya bebannya masing-masing, enggak ada yang benar-benar kuat menahan beban banyak dan terlalu berat.

    Itu sebabnya juga mungkin ya, sebagian orang kalau kita curhatin sambil menangis, suka risih dan minta kita berhenti menangis. Sama seperti ibu-ibu yang kalau melihat anaknya menangis jerit-jerit, sampai guling-guling di lantai, suka jadi gemes, antara ingin teriak marah atau justru buru-buru menuruti apa yang anaknya mau. Pusing kan sebenarnya? Beban hidup sudah terlalu penuh di pikiran ya Bun?


Menangis Dalam Islam

    Dalam islam,  ada ayat Al Qur'an yang menyebutkan soal menangis,

وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ

“dan bahwasanya Dialah Yang menjadikan orang tertawa dan menangis.” (QS. An-Najm : 43).

    Di ayat itu disebutkan bahwa yang membuat kita bisa menangis itu ya Allah, begitu pun dengan tertawa. Maka setiap keadaan apa pun yang datang dalam hidup kita, pasti atas kehendak dan ijin-Nya, hingga kita bisa menangis atau tertawa. Keadaan itu pun pastilah tepat dan terbaik untuk kita.

    Terus bolehkah menangis dalam islam? Ya, karena Allah juga yang membuat kita bisa menangis, berarti boleh-boleh saja ya. Manusiawi dan fitrahnya manusia bisa menangis, sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi.  Apalagi dengan menangis itu bukti bahwa kita ini memang makhluk lemah yang pasti membutuhkan Allah. Walau bukan berarti kita lemah dibandingkan dengan manusia lainnya. 

    Di dalam islam, hal yang dinilai oleh Allah dari orang yang bersedih lalu menangis adalah hati dan lisannya. Apakah ada kesabaran atau justru keluhan saat air mata itu terjatuh? 

 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ اللَّهَ لَا يُؤَاخِذُ عَلَى دَمْعِ الْعَيْنِ وَلَا عَلَى حُزْنِ الْقَلْبِ وَلَكِنْ يُؤَاخِذُ عَلَى هَذَا أَوْ يَرْحَمُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ إلَى لِسَانِهِ

Sungguh Allah tidaklah menghukum seseorang karena tetesan air mata dan kesedihan hati. Akan tetapi, Allah hanyalah menyiksa atau mengasihi hamba karena sebab (sabar atau keluhan) lisan ini (sambil beliau berisyarat dengan lisannya)”.

    Jadi dalam islam, orang yang menangis enggak dihukum salah, tapi respon kita di balik tangisan itu yang akan dihisab. Lalu terbagi menjadi dua, ada menangis yang dianjurkan dan disukai oleh Allah Ta'ala, serta ada juga yang tercela. 

Waduh bagaimana itu? Berikut penjelasannya ...


- Menangis yang Dianjurkan dalam Islam

    Menangis yang dianjurkan dan disukai oleh Allah Ta'ala adalah ketika air mata kita terjatuh hanya karena-Nya semata. Baik itu saat kita bermesaan dengan Allah (menghayati ibadah),  bergetarnya hati ketika nama Allah disebutkan, serta terguncangnya jiwa ketika teringat akan dosa dan takut kepada-Nya. Itulah tangis keimanan, tangisan cinta dan kebahagiaan, serta tangisan hanifnya jiwa.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَاناً وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal.” (QS. Al-Anfal: 2)

Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا يلج النار رجل بكى من خشية الله حتى يعود اللبن في الضرع

Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.”[HR. Thirmidzi]

Dalam hadist lain disebutkan,

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ في ظِلِّهِ يَوْمَ لا ظِلَّ إلا ظلُّهُ ….، ورَجُلٌ ذَكَرَ اللَّه خالِياً فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; …. dan [7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” [HR. Bukhari dan Muslim]

    Begitu pun ketika kita sedih karena melihat ada musibah yang menimpa agama, serta berempati melihat sesama muslim menderita dan dizalimi, hal itu juga baik ya dan termasuk ke dalam sedih yang terpuji.

    Terus bagaimana kalau kita menangis karena musibah yang datang? Seperti penjelasan di atas ya, enggak apa-apa karena itu manusiawi. Namun, jangan sampai keluar keluhan dan gerutuan dari mulut kita terhadap takdir yang Allah berikan ya. Sertailah tangisan itu dengan kesabaran dan menguatnya keimanan kita kepada-Nya, maka itu pun akan berbuah pahala.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَدْمَعُ الْعَيْنُ وَيَحْزَنُ الْقَلْبُ وَلَا نَقُولُ إلَّا مَا يُرْضِي الرَّبَّ

Tetesan air mata dan sedihnya hati, dan tidaklah kukatakan selain yang Allah ridhoi


- Menangis yang Tercela dalam Islam

    Lalu, menangis yang tercela itu yang bagaimana? Ya, termasuk yang mengeluh dan menggerutu pada takdir Allah tadi, atau menangis secara berlebihan karena dunia semata. Seperti merasa begitu sedih karena hilang atau perginya sesuatu atau seseorang yang pernah dimiliki, disertai adanya amarah karena keadaan enggak sesuai dengan keinginan kita atau berat untuk dijalani. Hal itu bisa berarti juga kalau kita enggak ridho sama apa yang Allah ijinkan terjadi dalam hidup kita.

    Padahal semua yang ada di dunia ini hanya titipan, bukan milik kita. Enggak layak kita marah atau enggak ridho sama apapun yang terjadi di dalamnya.

Allah Ta’ala berfirman,

لِكَيْ لَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu” (QS. Al Hadid: 23).

    Sedih lalu menangisnya kita, tentu enggak bisa mendatangkan manfaat atau pun menolak bahaya, alias enggak bisa merubah keadaan ya. Jadi terkadang enggak ada gunanya juga kita bersedih lalu menangis, terutama jika terlalu lama atau berlebihan. Melakukan sesuatu yang enggak berguna tentu enggak disukai oleh Allah.

    Apalagi kalau tangis kesedihan itu berlanjut pada lemahnya iman dan menjadikan diri lalai pada perintah Allah ta'ala dan Rasul-Nya, jelas itu termasuk ke dalam hal yang tercela dan berdosa jika dilakukan.

    Janganlah ya kalau tangisan kita termasuk yang tercela, menjauhlah dari hal-hal tersebut. Sedangkan kalau menangisnya masih dalam batas-batas yang diperbolehkan bahkan dianjurkan, ya engak apa-apa.


Menangis Dalam Sains dan Dunia Medis

    Para ilmuwan mengatakan bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk hidup yang dapat meneteskan air mata karena dipicu oleh perasaannya. Sementara beberapa spesies lain meneteskan air mata secara refleks saja, sebagai akibat dari rasa sakit atau iritasi.

    Beberapa teori membuktikan bahwa air mata memicu ikatan sosial dan hubungan manusia. Beberapa bukti pun ditemukan oleh para ilmuwan, bahwa air mata emosional, secara kimiawi berbeda dengan air mata yang ditumpahkan orang saat memotong bawang—hal ini juga menjelaskan mengapa menangis mengirimkan sinyal emosional yang begitu kuat kepada orang lain.

    Selain enzim, lipid, metabolit, dan elektrolit yang membentuk air mata, air mata emosional ternyata mengandung lebih banyak protein. Salah satu hipotesis mengatakan bahwa kandungan protein yang lebih tinggi ini membuat air mata emosional lebih kental, sehingga mereka lebih kuat menempel di kulit dan mengalir ke wajah lebih lambat, membuatnya lebih mungkin terlihat oleh orang lain.

    Dari penelitian pun ditemukan bahwa keluarnya air mata (menangis) itu ternyata memiliki banyak manfaat, dan jika ditahan justru kita akan kehilangannya. 

    Lalu apa saja manfaatnya? Ini dia ...

Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

1. Medetoksifikasi Tubuh

    Air mata terbagi menjadi tiga jenis, yaitu: air mata refleks, air mata basal, dan air mata emosional. 

    Air mata refleks dapat membersihkan kotoran, seperti asap dan debu dari mata kita. Sedangkan air mata basal (air mata yang dibuat terus menerus) dapat melumasi mata kita dan membantu melindunginya dari infeksi. Air mata emosional mungkin memiliki lebih banyak manfaat kesehatan karena melepaskan apa yang terpendam di dalam diri.

    Air mata basal mengandung 98 % air, sedangkan air mata emosional mengandung hormon stres dan racun lainnya. Para peneliti telah berteori bahwa dengan menangis kita dapat mengeluarkan hal-hal tersebut dari sistem tubuh kita, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan di bidang ini.

2. Membantu Menenangkan Diri

    Menangis mungkin salah satu cara terbaik kita untuk menenangkan diri. Sebuah studi tahun 2014 telah membuktikan bahwa menangis dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (Parasympathetic Nervous System - PNS). PNS ini membantu tubuh kita beristirahat dan mencerna. Namun, manfaatnya enggak langsung. Mungkin perlu beberapa menit untuk mengeluarkan air mata sebelum kita bisa merasakan efek menenangkan dari menangis.

3. Meredakan Rasa Sakit atau Mati Rasa

    Penelitian telah menemukan bahwa menangis untuk waktu yang lama dapat melepaskan oksitosin dan opioid endogen, atau dikenal sebagai endorfin. Bahan kimia yang membuat kita merasa baik ini dapat membantu meringankan rasa sakit fisik dan emosional.

    Setelah endorfin dilepaskan, tubuh kita mungkin mengalami tahap mati rasa. Oksitosin dapat memberi kita rasa tenang atau sejahtera. Ini juga termasuk penjelasan bagaimana menangis dapat dilakukan untuk menenangkan diri.

4. Mengembalikan Keseimbangan Emosi

    Menangis memang enggak hanya terjadi sebagai respons terhadap sesuatu yang menyedihkan. Terkadang kita mungkin menangis ketika merasa sangat bahagia, takut, atau pun stres. Para peneliti mengatakan bahwa menangis dengan berbagai keadaan emosi ini dapat membantu memulihkan keseimbangan emosional. Ketika kita merasa sangat bahagia atau takut akan sesuatu kemudian menangis, itu mungkin cara tubuh kita untuk pulih dari emosi yang begitu kuat.

5. Meningkatkan Mood (Suasana Hati)

    Menangis ternyata dapat membantu meningkatkan semangat dan membuat perasaan menjadi lebih baik, terutama saat kita terisak. Saat terisak, kita menghirup banyak udara sejuk dengan cepat. Menghirup udara yang lebih dingin dapat membantu mengatur dan bahkan menurunkan suhu otak kita. Otak yang dingin lebih menyenangkan bagi tubuh dan pikiran daripada otak yang hangat. Akibatnya, suasana hati kita mungkin membaik setelah episode terisak-isak.

    Pada saat menangis pun  endorfin yang dilepaskan dapat membuat mood jadi meningkat, itu sebabnya ia dikenal sebagai zat kimia yang dapat membuat kita 'merasa senang atau baik'.

6. Melepaskan Racun dan Menghilangkan Stress

    Ketika manusia menangis sebagai respons terhadap stres, air mata mereka mengandung sejumlah hormon stres dan bahan kimia lainnya. Para peneliti percaya bahwa menangis dapat mengurangi kadar bahan kimia ini dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat mengurangi stres. Walau pun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.

7. Melawan Bakteri

    Menangis juga ternayta dapat membantu membunuh bakteri dan menjaga mata tetap bersih karena air mata mengandung cairan yang disebut lisozim.

    Sebuah studi tahun 2011 menemukan bahwa lisozim memiliki sifat antimikroba yang sangat kuat sehingga bahkan dapat membantu mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh agen bioteror, seperti antraks.

8. Meningkatkan Daya Penglihatan

    Air mata basal, yang dikeluarkan setiap kali seseorang berkedip dapat membantu menjaga mata tetap lembab dan mencegah selaput lendir mengering. Saat menangis, tentu air mata ini keluar juga.

   Sebuah Institut Mata Nasional menjelaskan bahwa efek pelumas dari air mata basal ini dapat membantu orang untuk melihat lebih jelas. Sedangkan saat selaput mata mengering, penglihatan bisa menjadi kabur.

9. Membantu Tidur

    Sebuah penelitian kecil pada tahun 2015 menemukan bahwa menangis dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak. Apakah menangis memiliki efek yang sama dalam hal memudahkan tidur pada orang dewasa? Hal itu belum diteliti. Namun, efek menenangkan, meningkatkan suasana hati dan menghilangkan rasa sakit dari menangis di atas dapat membantu seseorang tertidur lebih mudah.

    Nah, itu dia penjelasan tentang menangis dalam islam dan manfaatnya bagi kesehatan. Jadi enggak apa-apa ya kita menangis, selama enggak berlebihan dan bukan karena enggak ridho sama apa yang Allah takdirkan. Menangis pun nyatanya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan menurut penelitian.

    Gimana menurut sahabat? Boleh share di kolom komentar ya pendapatnya ...


sumber referensi: muslim.or.id, rumaysho.com, medicalnewstoday.com, time.com, healthline.com.

7 sharing inspirasi :

  1. Ini yang coba saya sampaikan ke anak laki-laki saya, menangis boleh asal ada alasannya kenapa. Kalau sakit, silakan, semisal habis jatuh terus sakit atau terluka, menangis ya, tak apa-apa. Namun kalau merengek minta sesuatu tak dengan menangis tapi belajar mengatakan keinginan, sampaikan pendapat. Terima kasih kak, buat pengingatnya

    BalasHapus
  2. menangis boleh asal tidak berlebihan ya kak, mau cowok atau cewek juga tidak apa-apa menangis. terima kasih remindernya

    BalasHapus
  3. Menangis bisa jadi obat paling mujarab untuk membuang segala luka. Rasanya lega. Ternyata penjelasannya ada di dunia sains bahkan Alquran ya. Masya Allah

    BalasHapus
  4. Biasanya emang habis nangis jadi enak tidur ya. Hehe.. banyak juga manfaatnya

    BalasHapus
  5. masya allah, mudah-mudahan kita adalah termasuk orang-orang yang ketika menangis membuat iman kita bertambah kepada-Nya, aamiin...

    BalasHapus
  6. Menangis karena khouf pada Allah Subhanahu Wataala, cinta kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

    BalasHapus
  7. Ternyata ada banyak manfaat menangis ya baik dari sudut pandang islam maupun sains. Ya asal air mata itu tidak dikeluarkan secara berlebihan karena apapun itu termasuk menangis kalau berlebihan juga pasti bisa beri efek yg kurang baik

    BalasHapus

Silahkan share saran, kritik, ilmu, inspirasi positifmu di ilmair. Berkomentarlah dengan bijak. Spam akan saya hapus..
Terimakasih..

Translate