"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software
Home » , , , » Insecure? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Insecure? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

     Insecure - Sahabat ilmair pasti pernah ya merasa enggak nyaman dengan diri sendiri atau merasa diri enggak aman? Ya, seperti enggak percaya diri gitu atau bahkan melihat diri sendiri tuh kaya ada yang kurang dan salah saja, lalu enggak yakin sama kemampuan diri. Atau merasa kalau diri itu enggak rupawan, membosankan, bahkan  sampai enggak beguna dan berharga. Sampai akhirnya timbul juga kegelisahan, ketakutan, rasa malu, kecemasan dan perasaan negatif lainnya. 

    Hal yang paling sederhananya itu kaya kalau kita lagi lihat orang yang berada di atas kita, di pikiran malah terlintas kalimat seperti, dia udah sehebat itu, aku kok begini-begini aja ya? atau dia mah keren banget, aku mah apa atuh cuma remahan rengginang? :)

    Ya, itu dia yang namanya insecure, perasaan yang sebenarnya wajar saja ada di hati seseorang, jika dalam batas yang normal. Manusiawi kok kalau kita mengalaminya dan setiap orang pasti punya ke-insecure-annya masing-masing.

    Tapi yang jadi masalah adalah ketika kita membiarkan perasaan negatif itu terlalu lama ada di hati. Berlebihanlah jadinya, bisa membuat aktifitas terganggu, potensi diri terhambat, bahkan memunculkan dampak-dampak negatif lainnya di dalam hidup - salah satunya bisa bikin writer's block loh bagi seorang penulis. Bahkan yang lebih parahnya lagi adalah si insecure ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan fisik dan mental juga loh!  Waduh, jadi harus kontrol diri ya kalau insecure lagi menghampiri.




Penyebab Insecure

    Terus apa sih sebenarnya yang menyebabkan perasaan insecure itu terjadi? Pada setiap orang akan berbeda-beda ya tentunya. Dan bisa saling berkaitan antara faktor external (pengaruh lingkungan dan perlakukan orang lain) dengan faktor internal (kondisi mental dan pembetukan sifat yang ada di dalam diri).

Beberapa diantaranya:

- Keadaan kondisi diri baik itu kehidupan dan penampilan yang dirasa kurang, biasanya akan membuat jadi enggak percaya diri ya.

- Sikap orang lain yang sering meremehkan dan menyalahkan, bisa menempel juga ya dipikiran, membuat seseorang yang diperlakukan seperti itu adi merasa rendah diri dan akhirnya membenarkan stigma negatif itu. "Ah iya aku mah memang gitu," kalimat negatif itu akhirnya terbawa-bawa sampai kemana pun ia melangkah.
 
- Sikap overprotektif orang terdekat dan kecurigaan berlebih orang lain, bisa membuat jadi khawatir dan gelisah, takut salah ucap dan bersikap, jadi enggak nyaman juga jadinya sama diri sendiri.

- Trauma kegagalan, penolakan dan ditinggalkan, bisa terbayang-bayang dan menghantui dan membuat jadi insecure, apalagi kalau mental lagi lemah.

- Sikap diri sendiri atau pun orang lain yang suka membandingkan-bandingkan dengan orang yang lebih baik, seringnya membuat diri jadi merasa lebih rendah, jelek dan hal-hal negatif lainnya.

- Sikap yang terlalu perfeksionis, maunya serba sempurna, salah sedikit rasanya gagal, jadi sering banget juga mengkritik diri sendiri, ujungnya gelisah dan cemas yang menghantui.

- Didikan yang keras serta tekanan dari orang lain juga bisa membuat mental jadi jatuh, lalu akhirnya timbulah perasaan insecure.

- Ketika sedang menghadapi keadaan dan masalah yang tampak rumit dan besar, rasanya enggak mampu dihadapi, membuat jadi ciut dan enggak percaya diri.

    Humm ... apa lagi ya sahabat?

Cara Mengatasi Insecure

    Lalu bagaimana cara untuk mengatasi insecure agar ia tak berkembang dan menimbulkan dampak yang parah bagi diri? 

    Cara mengatasi insecure adalah dengan menyadari keadaan diri dengan segala kekurangannya, lalu terima dengan apa adanya.

    Setelah itu, sadari juga kalau kita ini ciptaan Allah yang bukan hanya diberi kekurangan, tapi juga kelebihan. Termukan itu dan syukurilah, lalu fokus pada peningkatan kualitas diri dan merubah pelan-pelan kekurangan yang memang masih bisa dirubah.

    Hargai diri sendiri, jangan terus disalahkan dan dikritik habis-habisan.  Jangan terlalu diingat penilaian buruk orang lain dan kesalahan yang pernah dilakukan, itu enggak penting untuk terus dipikirkan, kecuali jika bisa memotivasi diri sendiri jadi pribadi yang lebih baik.

    Perlakuan buruk orang lain pun bukan hal yang pantas untuk dimasukan ke dalam hati, cukup maafkan, jika ada luka batin segera sembuhkan. Minta sama Allah sudah pasti harus dilakukan.

  Jangan terlalu sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain, karena setiap orang memiliki takdir yang berbeda-beda, proses kehidupan yang dijalaninya juga berbeda, sadari hal itu.

    Ketika sedang merasa enggak mampu, istirahakan dulu diri sejenak, lalu coba untuk meng-upgrade diri. Ingat semua masalah ada solusinya dan enggak akan melebihi kemampuan diri. Jangan lupa berdoa minta dimampukan sama Allah juga pastinya.

    Jauhi lingkungan toksik yang membuat jadi insecure, lalu cari lingkungan positif yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memotivasi diri menjadi lebih baik.

    Lakukan positif self talk untuk memotivasi diri, dibarengi juga dengan talk to Allah ya tentunya, berdoa minta dimudahkan dan berzikir untuk menenangkan.


Itu saja sharing ilmair tentang insecure kali ini, semoga bermanfaat dan menginspirasi ya. Sahabat boleh banget sharing pengalaman dan komentarnya juga ya.


Referensi: dari berbagai sumber termasuk pengalaman pribadi, webinar psikologi, web alodokter dan jovee.id

7 sharing inspirasi :

  1. Menerima diri apa adanya memang jadi cara terbaik menghindarkan diri dari insecure. Selain itu, kita juga mesti menjauhkan sikap membandingkan diri kita dengan orang lain

    BalasHapus
  2. Setuju dengan Uda Fadli tuh. Menerima diri sendiri apa adanya dan cuek aja sama pendapat orang, udah jalan terbaik. Dan jangan lupa, harus banyak-banyak bersyukur...

    BalasHapus
  3. Keren sekali tipsnya. Saya juga pernah sih ngerasa insecure, ya wajar aja sih namanya manusia. Tapi saya nggak mau terus-terusan berada di posisi itu. Yang penting selalu bersyukur dengan keadaan saat ini, sekeceil apapun itu harus pandai bersyukur. Dan nggak mau membandingkan dengan orang lain, karena jadi diri sendiri itu jauh lebih baik, daripada harus berpura-pura jadi orang lain, tapi nggak nyaman....

    BalasHapus
  4. betul banget, kita harus lebih dahulu bisa menerima keadaan kita, menghargai diri sendiri maka orang lain pun juga akan menghargai kita dan kita bisa keluar dari raasa insecure itu yang rasanya cuma membuat kita jadi lemah :)

    BalasHapus
  5. Banyak hal yang bisa membuat kita insecure. Tapi banyak hal juga membuat kita bangkit. Memang sih, langkah paling dasar adalah menerima keadaan diri. Kalau ada kekurangan, akui. Keren Mbak artikelnya.

    BalasHapus
  6. Saat masih kerja di kantor ada rekan kerja yang membuatku merasa insecure. Sebenarnya ya biasa saja sih. Dan semua tingkahnya ya wajar. Cuma aku sendiri yang merasa insecure.

    Duh, kalau inget itu aku jadi malu sendiri. Ngapain dulu begitu ya. Hehehehe....

    BalasHapus
  7. Self talk ini penting banget ya Mbak diterapkan ke diri, bisa dibilang juga kita merenung ke dalam diri ya sebenarnya Allah SWT sudah memberikan banyak nikmat ke diri kita, bersyukur juga harus senantiasa dilakukan ya

    BalasHapus

Silahkan share saran, kritik, ilmu, inspirasi positifmu di ilmair. Berkomentarlah dengan bijak. Spam akan saya hapus..
Terimakasih..

Translate