"Bismillahirrahmanirrahim"

Protected by Copyscape Online Copyright Protection Software
Home » , » Belajar dari Metamorfosis Ulat Menjadi Kupu-Kupu

Belajar dari Metamorfosis Ulat Menjadi Kupu-Kupu

Menulis di lembaran elektrik via blog ilmair sudah beberapa bulan terlewati, sampai Idul Fitri-pun turut lewat dan tak sempat saya berucap salam disini. Bersama tulisan tentang "Belajar dari Metamorfosis Ulat Menjadi Kupu-Kupu" ini saya ingin tuturkan salam: "Happy Eid Mubarak 1436H.. Taqabalallahu Minna wa Minkum, Shiyamana wa Shiyamakum" (Ups walau sekarang sudah masuk bulan Dzulqadah ^_^ ).

Umm.. Manusia dalam menjalani kehidupannya tentu mengalami proses, seperti juga makhluk-makhluk ciptaanNya yang lain. Dengan melewati proses itu maka akan ada perubahan, ya sebuah proses itu tentu merubah sesuatu, jika itu proses kehidupan manusia, maka akan merubah kehidupan manusia itu juga. Dan berbicara tentang proses dan perubahan, maka bisa juga dihubungkan dengan istilah metamorfosis. Metamorfosis sendiri asal katanya adalah methamorphoo (artinya: "saya berubah") adalah akar dari kata 'change' atau 'perubahan' atau 'pembaharuan'.

Metamorfosis begitu identik dengan berubahnya ulat menjadi kupu-kupu. Dan proses perubahan dari ulat lalu kepompong hingga kupu-kupu ini merupakan keagungan Allah SWT yang begitu inspiratif. Ya.. Allah memang menciptakan semua hal di dunia ini tidak dengan sisa-sia, selalu ada hikmah dan pelajaran dibalik setiap hal, termasuk juga dengan proses metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu.

Metamorfosis ulat hingga menjadi seindah kupu-kupu adalah proses yang tidak sebentar, ulat mengalami pergantian kulit berkali-kali hingga di pergantian kulit terakhir ia menjadi kepompong, saat menjadi kepompong adalah masanya berpuasa dan di masa ini perlu waktu sekitar 7-20 hari hingga akhirnya terbentuk kupu-kupu yang sempurna. Dan keluarlah kupu-kupu yang cantik dari dalam kepompong ini

Bisa kita bayangkan bahwa keindahan kupu-kupu itu bisa terlahir setelah melewati proses yang cukup panjang, dan tentu penuh dengan usaha yang keras, apalagi dalam literatur disebutkan bahwa proses ulat menjadi kupu-kupu itu membutuhkan energi yang sangat besar, dan berarti tak mudah. Namun begitulah proses alamiah itu bisa terjadi, bahwa ulat bisa menjadi kupu-kupu yang cantik dan indah karena kuasa Allah.

Kita bisa belajar dari metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu, dimana kita sebagai manusia itu haruslah berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi, setiap orangkan melewati jalan kehidupan dengan segala proses yang diijinkan oleh Allah terjadi. Dan tentu dibalik setiap proses itu akan membutuhkan banyak energi, energi dari ikhtiar yang dilakukan, energi tuk menetapi kesabaran, energi tuk lahirkan rasa syukur, yang semuanya tak lepas dari Iman dan Taqwa pada Allah SWT. Hingga setelah melewati semua proses itu, manusiakan menggapai keindahan akhlak yang diridhoiNya. Dan dengan keindahan akhlak itu kehidupan inipun akan terwarnai dengan eloknya pula.

Belajar dari metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu, bahwa kita sebagai manusia haruslah terus berubah, berubah menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Bercermin dalam muhasabah diri, lalu memperbaiki segala yang buruk yang ada pada diri, berubah menjadi pribadi yang lebih baik dalam kacamata Allah SWT. Dan kehidupan manusia itu sendiri juga pasti berubah, Allah ciptakan manusia untuk menjalani proses kehidupan dunia yang titik akhir tujuannya adalah keindahan hidup di akhirat.

Proses dalam hidup itu sendiri pasti tak mudah, pasti penuh dengan rintangan tuk mencapai indahnya bahagia. Masalah dalam hidup itu pasti selalu menghampiri setiap traffic kehupan manusia, karena memang hidup adalah perjalanan dari satu masalah ke masalah yang lain. Dan Allah SWT tentu tahu dengan kemampuan setiap hambaNya, takkan ia berikan kesulitan dan masalah melebihi batas kemampuan hambaNya, dan itu adalah salah satu janjiNya seperti yang termaktub dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 285-286 yang takkan diingkariNya:


لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Artinya:
"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".

Seperti begitu pula Allah tahu bahwa ulat mampu berubah menjadi kupu-kupu yang cantik, Allahpun tahu kemampuan setiap makhluknya dalam menjalani setiap hal dalam kehidupan. Apapun yang Allah ijinkan terjadi dalam hidup takkan mungkin ada aniaya dariNya. Bahkan jika itu buruk bagi hambaNya, pasti ada maksud baikNya selalu, entah itu ujian, teguran, hikmah, pemberian yang lebih baik, atau pahala indah disisiNya.

Kita sebagai manusia perlu menjalani kehidupan yang telah digariskan olehNya dengan ikhtiar terbaik, lalu terus memperbaiki diri, berubah (metamorfosis) menjadi pribadi yang lebih baik hingga mendapatkan keindahan akhlak dan mendapat ridhoNya.

Bermetamorfosis selayaknya metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu tentu bukan hal mudah, apalagi yang tersulit dalam hidup adalah menghadapi diri sendiri, tempat dimana proses perubahan diri itu berada. Dan hanya dengan ridhoNya semua bisa menjadi mudah, karena Dialah Sang Kuasa. Betul ga bro dan sist?

Menurut broha dan sista gimana? Share ilmu, inspirasimu ya di blog ilmair ini..

Footer tulisan saya ini ditutup dengan do'a: "Ya Allah jadikanlah kami mampu bermetamorfosis menjadi hambaMu yang Kau Ridhoi aamiin.."

1 sharing inspirasi :

  1. mari kita bermetamorfosis menjadi pribadi yang lebih baik lagi

    ReplyDelete

Silahkan share saran, kritik, ilmu, inspirasi positifmu di ilmair. Berkomentarlah dengan bijak. Spam akan saya hapus..
Terimakasih..

Translate